Alan Budikusuma: ‘’Pak Siregar seorang pembina yang bisa mengayomi’’

5 Oct
Bagi Alan Budikusuma dan Susi Susanti, mantan pebulutangkis nasional yang berhasil meraih medali emas di ajang Olimpiade Barcelona 1992, kepergian MF. Siregar tentunya merupakan kehilangan yang sagat berat. Opung demikian sapaan MF Siregar sehari-hari merupakan pendorong bagi Alan dan Susi untuk mencapai prestasi tertinggi.

Saat meninggalnya MF. Siregar untuk selama-lamanya, Alan dan Susi ada di rumah sakit Abdi Waluyo tengah menjenguk Opung. ‘’Pak Siregar adalah seorang arsitek olahraga yang mempunyai dedikasi yang tinggi terhadap olahraga di Indonesia,’’ ungkap Alan kepada Bulutangkis.com saat dihubungi melaui telepon.

‘’Pak Siregar seorang pembina yang bisa mengayomi dan sangat dekat hubungannnya dengan pemain dan sangat pintar dalam menganalisa. Ide-idenya yang sangat bagus untuk kemajuan atlit yang dibina,’’ Alan menilai sosok MF. Siregar lebih jauh.

Kepergian MF. Siregar untuk selamanya tidak hanya kehilangan bagi dunia bulutangkis Indonesia saja. Hal ini diakui oleh Lilik Sudarwati, mantan pebulutangkis yang kini menjadi penanggung jawab psikologis atlit-atlit pelatnas. ‘’Tidak hanya bulutangkis yang kehilangan tetapi seluruh insan olahraga di tanah air akan merasa kehilangan,’’ ungkap Lilik. ’’Beliau selama ini merupakan guru bagi saya sekaligus perpustakaan berjalan untuk olahraga di tanah air,’’ Lilik menilai keteladanan seorang MF. Siregar.

‘’Beliau seorang pemikir olahraga dan mendedikasikan seluruh hidupnya untuk kemajuan olahraga di Indonesia. Beliau selalu menyediakan dan mencarikan wadah berkembang bagi seseorang yang ingin memajukan olahraga Indonesia,’’ ungkap Lilik yang banyak mendapatkan dorongan saat menyelesaian bukunya ‘Mental Juara’.

Lilik juga menilai bagaimana idelisme seorang MF. Siregar, ‘’Kecintaan beliau terhadap bulutangkis sampai dengan di rumah sakit masih dipikirkannya. Beliau berpesan untuk mengembangkan bulutangkis di daerah-daerah, pembinaan dan SDM. Pemikiran, ketulusan, keikhlasan, dan konsistensinya terhadap kemajuan olahraga di Indonesia sangat luar biasa patut menjadi suri tauladan bagi teknokrat-teknokrat olahraga di Indonesia.’’

Sementara Luluk Hadiyanto, pebulutangkis nasional yang saat ini berpasangan dengan Candra Wijaya mengikuti kejuaraan-kejuaraan internasional sambil menyelesaikan kuliahnya di FISIP UI juga memberikan penilaiannya terhadap sosok MF. Siregar, ‘’Beliau adalah salah satu tokoh olahraga Indonesia yang bisa menyatukan semua potensi Indonesia. Selalu konsen dengan olahraga di zamannya,’’

“Selamat jalan Opung. Pengabdian, nilai dan jiwa yang opung tanamkan akan terus mengilhami untuk terus berkarya buat olahraga Indonesia,’’ kenang Luluk Hadiyanto. (fk)

sumber : http://www.bulutangkis.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=6551
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: